Reseller hosting
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Motivasi. Tampilkan semua postingan

27 Desember 2011

Sadar Kalau Saya Bukanlah Siapa-Siapa Dalam Menulis


Menulis itu semestinya dalam keadaan sadar. Hal ini akan mempengaruhi permaknaan yang seyogyanya akan disampaikan oleh penulis. Dengan kata lain, kita harus sadar atas apa yang kita tulis, sehingga tidak asal tulis. Udah hampir 2 tahun saya mencoba melakoni dunia tulas tulis, sudah hampir beberapa buku dan artikel akan saya terbitkan, akan tetapi masih saja menunggu sesuatu yang akan terjadi untuk sebenarnya. Apakah itu sesuatu yang sebenarnya ???
Dalam prakteknya justru seringkali saya tidak sadar dengan apa yang saya tulis, apakah hal semacam itu yang dikatakan sesuatu yang sebenarnya ??? Pada awalnya memang saya berusaha menulis secara sadar dan nyata segala sesuatu yang pernah menimpa dir dalam kehidupan sehari-hari.. Tetapi selanjutnya, tidak sadar lagi. Setiap kalimat mengalir begitu saja. Adakah hal-hal yang mungkin membuat sebahagian kalangan terlukan denga tulisan saya itu. Tunggu saatnya akan tiba untuk hal yang mungkin terjadi.
Setiap selesai menulis sesuatu hal yang menurut saya perlua adanya pengrevisia terhadap kalimat-kaliamat yang mungkit dapat menusuk jantuk beberapa kalangan, tidak bosannya saya baca kembali tulisan yang susah saya tuliskan di dalam blog saya, akhirnya saya urungkan untuk mempublisnya karena sesuatu hal, sesutu pertimbangan yang saya putuskan karena sekarang saya tisak bisa idealis denga pemikiran saya sendiri. Terkadang saya baru sadar dan bertanya-tanya kepada diri saya sendiri,”Kok bisa ya saya menulis seperti hal-hal semacam ini? Sepertinya bukan saya yang menulis!” Sebenarnya apa sich maunya saya, akan dibawa kemana tulisan ini, atau akan dibawa kemana kebungkaman dan kebohongan ini.
Ada tulisan yang saya kutip full dari perbincangan saya dengan beberapa Pembantu Rektor sebuah Universitas swasta terkemuka di daerah saya. Sehabis bertanya jawab dengan mereka, begitu banyak pertanyaan yang harus saya jawab dengan keterbatasan keilmuan yang saya miliki, dan keterbatasan pengalaman yang pernah saya jalani. Terkadang juga saya menghadiri beberapa seminar, baik itu cakupan Nasional maupun Internasional sekadar hanya untik membatu dan menambah pembendaharaan kata yang mungkin bisa menjawab berbagai pertanyaan yang selalu ada didalam pemikiran saya. Seseorang yang mengaku berpendidikan tidak berperilaku berpendidikan meminta saya evaluasi diri. Evaluasi diri dengan segala sesuatu yang sama sekali saya tidak mengerti.  Bukannya saya berpikir picik, tapi saya tidak mau kalau kemudian saya jadi sasaran “politik pendidikan” bukan pendidikan politik. Semacamnya, saya bukan diperlakukan sebagai seorang pendidik yang seharusnya melahirkan calon-calon pendidik. Maka saya tanyakan permasalahan intelektual pendidikan ini kepada beberapa pakar pendidikan, baik itu pendidikan politik maupun politik pendidika itu sendiri, tapi apa yang saya dapatkan tidak sesuai dengan kenyartaan yang terjadi pada diri saya. Saya tahu, saya ini tidak ada apa-apanya di Mata Allah, tapi tidak di mata mereka, Di mata mereka yang berpendidikan tapi picik terhadap karakter dan perilaku pendidik itu sendiri. Kebersangkutan permasalahan ini tak mampu menunjukkan keberadaan sebenarnya dari sebuah tujuan pendidiakn yang sebenarnya. Akhirnya saya menolak memberikan alasan-alasan kongkritkepada mereka, saya harap mereka bisa berpikir selayaknya seorang  yang berpendidikan. 
 
[Source Penggalan Paragraf Buku Yang Belum Publish]

11 Desember 2011

2 Cara Efektif & Efisien Bahagia di Dunia & Akhirat

 
"Alkisah, ada seorang pencuri kerudung di sebuah swalayan di kota Surabaya. Sang pencuri akhirnya tertangkap Satpam dan digebuki massa beramai-ramai. Namun betapa mengagetkan, tatkala dalam penjelasannya, ia mengatakan, terpaksa melakukan karena ingin melihat dua putrinya bahagian di saat Hari Raya Idul Fitri. Ia mengaku tak ingin menanggung malu jika pulang tanpa membelikan baju baru di bulan Suci itu"

Apapun profesi dan status sosial seseorang, mereka semua merindukan kehidupan yang berbahagia di dunia ini dan berlanjut pada kehidupan nanti. Kehidupan dengan keadaan dan sistem waktu lain yang pasti terjadi.

Sekalipun dia seorang penjahat, dia tidak ingin anak keturunannya mewarisi perbuatannya. Itu berarti fitrah manusia, senang kepada kebaikan yang dikenali hati (al-Ma’ruf) dan benci kepada kejahatan yang diingkari hati (al-Munkar). Ia berharap bahagia di dunia dan selamat di akhirat. Karena dipaksa oleh keadaan tertentu, ia berbuat jahat. Itupun demi kebahagiaan orang-orang terdekatnya. Sekalipun ia merasa ada gugatan batin (nafsu lawwamah) atas perbuatannya.

Ada sebagian orang yang berpandangan, manusia hidup dunia ini akan berbahagia manakala semua kebutuhan jasmani dan rohaninya terpenuhi. Mulailah orang mendaftar kebutuhan-kebutuhan lahir dan batin tersebut. Kebutuhan jasmani : makan dan minum dengan kenyang, pakaian yang cukup, hidup enak, tidur nyenyak, tempat tinggal yang layak, kebutuhan seksual dan kesehatan. Kebutuhan rohani : kasih sayang, rasa aman, harga diri, kebebasan, keberhasilan, rasa ingin tahu terpuaskan.

Doa sapu jagat (memuat cakupan yang luas) yang sering menjadi doa banyak orang adalah mendambakan sukses di dunia dan akhirat.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka" (QS. Al-Baqarah (2) : 201).

Doa diatas menghimpun segala kebaikan/kenikmatan dunia dan menjauhkan segala kerumitannya. Karena kebaikan itu mencakup segala permintaan di dunia, seperti kesehatan, rumah yang luas, kendaraan, istri shalihah, rezeki, ilmu yang bermanfaat, amal shalih, perjalanan yang mudah, pujian dan reputasi yang baik.

Sedangkan kebaikan di akhirat, lebih tinggi dari itu. Misalnya, masuk surga beserta implikasinya berupa keselamatan dari ketakutan yang sangat hebat dan kemudahan hisab. Adapun keselamatan dari neraka menuntut kelancaran dari berbagai sarananya ketika di dunia ini, seperti menjauhi berbagai perkara yang diharamkan, dosa, perkara syahwat dan syubhat dan haram.

Al-Qasim Abu Abdurrahman berkata, Barangsiapa yang dianugerahi hati yang selalu bersyukur (qalban syakiran), lisan yang senantiasa menyebut nama Allah SWT (lisanan dzakiran) , dan diri yang sabar (nafsan shabiran), berarti ia diberi kebaikan dunia dan akhirat serta dipelihara dari neraka. Oleh karena itu, terdapat sunnah yang mendorong pengamalan doa diatas.

Imam Ahmad meriwayatkan dari Anas, Sesungguhnya Rasulullah saw menengok seorang muslim yang telah menjadi seperti anak burung karena kemahnya. Rasulullah saw berkata kepadanya, “Apakah kamu memohon sesuatu kepada Allah atau meminta sesuatu kepada-Nya ? Orang itu menjawab, Ya, Aku berdoa, Ya Allah, perkara yang akan Engkau siksakan kepadaku di akhirat itu timpakanlah kepadaku di dunia. Maka Rasulullah saw bersabda, Mahasuci Allah. Engkau tak kuat menerimanya. Mengapa kamu tidak berdoa, Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka ?. Anas berkata, Kemudian dia mengucapkannya, dan Allah menyembuhkannya.” (HR. Muslim).

Demikian pentingnya kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat, dalam posisi bagaimanapun, status sosial apapun, seseorang dalam kehidupannya berusaha semaksimal mungkin, pantang menyerah dan tidak kenal lelah menciptakan kondisi yang mendukung terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Persoalannya, pernahkah manusia dalam kehidupannya merasakan keadaan yang bisa memenuhi kebutuhannya secara utuh, terus-menerus dan permanen ?. Jawabannya : jelas tidak mungkin. Kondisi di dunia ini fluktuatif dan dinamis, selalu berubah-ubah. Peristiwa demi peristiwa datang silih berganti. Kehidupan ini selalu dipergilirkan dan dipergulirkan oleh yang memberi karunia kehidupan. Kata orang, dunia ini selalu berputar bagaikan roda pedati.

Seseorang yang menghendaki sukses yang membahagiakan, dan bisa mempertahankannya, bukan menciptakan kondisi eksternal di luar dirinya, tetapi yang terpenting adalah menciptakan kondisi rohaninya yang membuatnya selalu sukses dan bahagia dalam kondisi yang bagaimanapun. Ternyata, kebahagiaan itu bukan berbentuk barang yang dicari di tempat tertentu. Tetapi, ketentraman itu bersumber dari internal dirinya. Dengan meyakini dan mengamalkan ajaran Islam, dapat menciptakan rohani yang diperlukan agar memiliki spirit yang sama dalam menghadapi pasang surut kehidupan. Diantaranya Istighfar (memohon kepada Allah SWT agar semakin hari ditutupi kelemahan dan kekurangan dirinya) dan Taubat (kembali kepada jalan-Nya).
وَأَنِ اسْتَغْفِرُواْ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُواْ إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَاعاً حَسَناً إِلَى أَجَلٍ مُّسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ وَإِن تَوَلَّوْاْ فَإِنِّيَ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ
“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling (tidak beristighfar dan bertaubat), maka sesungguhnya Aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.” (QS. Hud (11) : 3).

-Istighfar
Cara lain mencari selama adalah istighfar. Istighfar artinya memohon kepada Allah SWT agar kelemahan dan sisi gelap serta bau tidak sedap kita ditutupi oleh-Nya. Anjuran memperbanyak beristighfar sesungguhnya mengajarkan kepada kita agar setiap saat terjadi peningkatan kualitas diri kita. Baik dari sisi mental spiritual, material dan ilmu pengetahuan. Istighfar tidak sekedar diucapkan di mulut, tetapi terhunjam di hati dan diikuti dengan amal kebaikan yang bisa menghapus kesalahan. Dengan memperbanyak kalimat istighfar mendidik kita untuk selalu meluruskan dan memurnikan niat dan amal kita.

Dalam Al-Quran sering disebut kalimat istighfar, terkadang dalam redaksi perintah.

وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

"Dan mohonlah ampunan kepada Allah; Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Muzzammil (73) : 20).

Dan sekali waktu dalam bentuk pujian kepada orang yang minta ampun.

“dan yang memohon ampun di waktu sahur [saat sebelum fajar menyingsing mendekati subuh] (QS. Ali Imran (3) : 17).
وَمَن يَعْمَلْ سُوءاً أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللّهَ يَجِدِ اللّهَ غَفُوراً رَّحِيماً
“Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nisa (110).

Banyak sekali kalimat istighfar digandeng dengan taubat, berarti istighfar disini ungkapan untuk memohon ampun dengan lisan dan taubat, ungkapan dari berlepas diri dari dosa dengan hati dan anggota tubuh. Hukum istighfar seperti hukum berdoa. Jika Ia menghendaki Ia Mengabulkannya dan mengampuni pelakunya terutama jika keluar dari hati yang tulus mengakui dosa, atau dilakukan pada saat mustajab (terkabul), seperti waktu sahur, selesai shalat fardhu. Dan istighfar yang terbaik adalah dimulai dengan memuji-Nya mengakui segala dosa kemudian memohon ampun kepada-Nya.

“Dari Abu Hurairah ra dari Nabi saw bahwa ia bersabda : Demi Allah sesungguhnya aku sungguh mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya sebanyak 70 kali lebih dalam sehari.” (HR. Bukhari & Muslim).

Apabila seorang hamba berharap dengan menghadirkan hati, memurnikan ketaatan hanya kepada-Nya dan menyempurnakan syarat-syaratnya dan menghilangkan penghalangnya, sekalipun tumpukan dosanya sepenuh langit, maka Dia akan mengampuninya.

Al-Hasan berkata : Perbanyaklah istighfar di rumah-rumahmu, dan diatas meja makanmu, dan dijalanmu, di pasarmu dan di majlismu serta dimanapun kamu berada, karena sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan turunnya ampunan.

Imam Qotadah mengatakan : Sesungguhnya Al-Quran ini menunjukkan kepadamu atas penyakitmu dan obatmu, adapun penyakitmu adalah dosa-dosa yang kamu lakukan dan obatmu adalah istighfar.

-Taubat
Taubat dari dosa dengan kembali kepada Yang Maha Mengetahui Yang Ghaib Dan Maha Pengampun segala dosa adalah titik tolak para penempuh jalan menuju Allah SWT, modal orang-orang yang sukses, tapak tilas orang yang menghendaki keridhaan-Nya, dan kunci istiqomah bagi orang-orang yang menyimpang, dan tempat berpijak manusia-manusia bersih dan makhluk pilihan dan orang-orang yang dekat dengan-Nya.

Taubat adalah permulaan dan akhir perjalanan menuju-Nya.

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعاً أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nur (24) : 31).

Ayat diatas turun di Madinah, diserukan oleh Allah SWT kepada ahlul iman dan manusia pilihan-Nya untuk bertaubat setelah keimanan, kesabaran, hijrah dan jihad mereka. Dia menggandeng kata taubat dengan al-falah (kesuksesan di akhirat) dan menggunakan kata “la’alla”, ini berarti mengandung pelajaran yang berharga, jika kamu bertaubat maka kamu akan memiliki harapan untuk berhasil. Tidak mengharapkan keberhasilan melainkan orang-orang yang bertaubat.

Orang yang menyadari kekurangan dirinya dan menyesalinya menunggu turunnya rahmat dan orang yang bangga dengan amal shalihnya mendatangkan kemurkaan Allah SWT, meminjam kata bijak.Taubat adalah kembali ke jalan kebenaran dan berlepas diri dari pengaruh orang-orang yang tersesat dan dimurkai.

Jika dosa berhubungan dengan Allah SWT maka syarat diterimanya adalah berlepas diri darinya, menyesalinya dan bertekat untuk tidak mengulanginya. Adapun jika dosa menyangkut dengan orang lain maka ia harus memperbaiki hubungan yang telah rusak dan minta maaf dan mohon keridhaan dari kesalahan yang di perbuat kepadanya.

“Barangsiapa yang berbuat zhalim kepada saudaranya, baik berupa harta ataupun kehormatan (harga diri) maka hendaklah dihalalkan pada hari itu sebelum masa dimana (tidak diperhitungkan) dinar dan dirham kecuali kebaikan dan keburukan.” (HR. Bukhari).

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحاً عَسَى رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama Dia, sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. At-Tahrim (66) : 8).
 
[Source www.hidayatullah.com]

14 November 2011

Kumpulan kata mutiara-mutiara motivasi & inspirasi


Kumpulan kata mutiara-mutiara motivasi & inspirasi dari sukses total :

Motivation is like taking a bath; if you stop doing it, you begin to stink.
Motivasi itu seperti mandi; kalau Anda berhenti melakukannya maka Anda akan "melempem" lagi, sama seperti Anda akan bau lagi bila berhenti mandi.
~  Z ig Ziglar  ~
  
Be miserable. Or motivate yourself. Whatever has to be done, it's always your choice.
Anda mau terus bersedih dan berputus asa, atau memotivasi diri Anda sendiri, semua terserah Anda. Apapun yang harus dilakukan, itu selalu menjadi pilihan Anda sendiri.
~  W ayne Dyer  ~


Successful people live well, laugh often, and love much. They've filled a niche and accomplished tasks so as to leave the world better than they found it, while looking for the best in others, and giving the best they have.
Orang-orang yang sukses hidup dengan lengkap. Mereka bahagia dan penuh rasa syukur dan cinta terhadap segala sesuatu dalam kehidupan mereka.
Mereka sudah menemukan tujuan hidup mereka dan menunaikan misi mereka di dunia ini dengan baik, sehingga dunia ini menjadi tempat yang lebih baik dari pada ketika mereka belum datang.
Dunia menjadi lebih baik karena orang-orang yang sukses ini selalu melihat potensi terbaik dalam diri semua manusia di sekitar mereka, dan mereka selalu memberikan yang terbaik pula yang mereka punya kepada dunia.
~  R alph Waldo Emerson   ~

It is literally true that you can succeed best and quickest by helping others to succeed.
Ini adalah sebuah kebenaran bahwa Anda bisa sukses luar biasa dengan cepat bila Anda membantu orang lain untuk juga merasakan sukses.
~  N apoleon Hill  ~

There is always the danger that we may just do the work for the sake of the work. This is where the respect and the love and the devotion come in - that we do it to God, and that's why we try to do it as beautifully as possible.
Ketika kita bekerja atau melakukan segala sesuatu, kita bisa dengan mudah terjebak ke dalam situasi di mana aktifitas itu hanyalah sebuah rutinitas.
Karena itulah, kita harus selalu memasukkan rasa hormat kita, rasa syukur kita, pengabdian dan rasa cinta kita terhadap Tuhan yang telah memberi kita kesempatan melakukan pekerjaan tersebut.
Dan karena pekerjaan tersebut kita lakukan untuk menunjukkan semua perasaan tersebut kepada Tuhan, bahwa pekerjaan tersebut pada hakikatnya adalah sebuah bentuk ibadah kita kepada-Nya, maka kita pasti akan melakukannya dengan segenap kemampuan kita, sebaik dan sesempurna mungkin.
~  M other Teresa   ~

If a man is called to be a street sweeper, he should sweep streets as Michelangelo painted, or Beethoven composed music, or Shakespeare wrote poetry. He should sweep streets so well that all the hosts of heaven and earth will pause to say, here lived a great street sweeper who did his job well.
Seandainya pun seorang manusia ditakdirkan untuk menjadi seorang tukang sapu jalan, hendaknya dia menyapu jalan sesempurna Michelangelo ketika melukis, seindah Bethoven ketika menciptakan musiknya, dan seagung Shakespeare ketika menuliskan puisi-puisinya.
Dia harus menyapu jalanan dengan begitu baiknya sehingga semua yang di langit dan di bumi ini ibaratnya terhenti untuk mengagumi dedikasi dan karyanya. "Di sana ada seorang tukang sapu yang mengerjakan semua pekerjaannya dengan luar biasa."
~  M artin Luther King  ~


Life is a promise; fulfill it.
Hidup ini adalah sebuah janji kita kepada Tuhan. Janji kita untuk menjadi yang terbaik dan melakukan semuanya sebagai sebuah ibadah kepada-Nya. Karena itu penuhilah janji tersebut.
~  M other Theresa (1910-1997)  ~


Success is a state of mind. If you want success, start thinking of yourself as a success.
Sukses bermula dari pikiran kita. Sukses adalah kondisi pikiran kita. Bila Anda menginginkan sukses, maka Anda harus mulai berpikir bahwa Anda sukses, dan mengisi penuh pikiran Anda dengan kesuksesan.
~  D r. Joyce Brothers  ~

Be what it is that you are seeking.
Jadilah apapun itu yang sedang Anda cari. Bila Anda ingin sehat, hiduplah dengan sehat. Bila Anda ingin bahagia, hiduplah dengan bahagia. Bila Anda ingin kaya, hiduplah seperti orang kaya, yang tidak takut berbagi semua "harta"-nya dengan siapa saja.
~  D r. Wayne Dyer  ~


The service we render others is the rent we pay for our room on earth.
Pelayanan dan semua kebaikan yang kita lakukan untuk orang lain itu adalah uang sewa yang kita bayarkan untuk mendapat kesempatan hidup di dunia ini.
~  W ilfred Grenfell  ~


Every new day is an opportunity to balance the sheet; a new opportunity to put your act right! Thank God for every new day, rather than just for Friday.
Setiap hari baru memberi kita kesempatan untuk membuka lembaran baru kehidupan kita; kesempatan untuk memperbaiki semua yang masih kurang; kesempatan untuk berbuat yang terbaik. Jadi ucapkan "Terima kasih Tuhan" setiap hari, bukan hanya pada hari Jumat (akhir pekan).
(Ini untuk memberi masukan atas kebiasaan manusia mengatakan "Thank God It's Friday" atau "TGIF" karena mereka gembira dengan datangnya akhir pekan setelah seminggu bekerja keras.)
~  A uthor Unknown  ~


There is no such thing in anyone's life as an unimportant day.
Tidak ada yang namanya hari yang tidak penting dalam kehidupan manusia ini. Setiap saat berharga.
~  A lexander Woollcott  ~


What would life be if we had no courage to attempt anything?
Apa jadinya kehidupan ini bila kita tidak ada yang berani mencoba melakukan sesuatu apapun yang baru?
~  V incent Van Gogh  ~


It's what you learn after you think you know it all that makes a difference.
Satu hal yang membuat perbedaan besar dalam hidup Anda adalah menemukan pelajaran baru dari apa yang selama ini Anda pikir sudah Anda ketahui semua. Kesadaran bahwa tidak ada sesuatu yang final di dunia ini, bahwa ternyata Anda harus terus belajar karena tidak mungkin Anda bisa tahu semua, ini-lah yang akan membuka kesuksesan lebih besar lagi dalam hidup Anda.
~  R alph Lynn  ~


The difference between great people and everyone else is that great people create their lives actively, while everyone else is created by their lives, passively waiting to see where life takes them next. The difference between the two is the difference between living fully and just existing.
Satu-satunya perbedaan antara orang-orang besar dengan orang kebanyakan adalah bahwa orang besar mengambil peran aktif dalam membentuk kehidupan mereka, mereka mendefinisikan apa impian mereka dan melakukan upaya untuk meraihnya.
Sementara orang kebanyakan dibentuk oleh kehidupan mereka. Mereka ini menunggu saja dengan pasif kemana kehidupan ini akan membawa mereka selanjutnya.
Perbedaan di antara kedua golongan ini adalah golongan pertama benar-benar hidup, sementara golongan kedua hanya sekedar hidup apa adanya.
~  M ichael Gerber   ~


We are all faced with a series of great opportunities brilliantly disguised as impossible situations.
Kita semua selalu dihadapkan pada ribuan kesempatan emas yang tersamarkan dengan baik oleh kesulitan.
Dengan kata lain, di balik segala jenis masalah yang menghadang kita, sebenarnya terdapat banyak sekali kesempatan emas untuk kehidupan sukses kita.
~  C harles Swindoll  ~


You cannot control what happens to you, but you can control your attitude toward what happens to you, and in that, you will be mastering change rather than allowing it to master you.
Semua yang terjadi pada kita ada di luar kendali kita. Tetapi kita bisa mengontrol reaksi dan sikap kita terhadap kejadian tersebut, apakah kita menanggapinya dengan positif atau negatif.
Dan dengan kemampuan kita mengendalikan sikap dan reaksi kita ini, berarti kita mampu mengendalikan situasi hidup dan bukan sebaliknya, dikendalikan oleh segala sesuatu di luar kita.
~  B rian Tracy  ~


Those who wait to do a great deal of good at once will never do anything. Life is made up of little things. True greatness consists in being great in the little things.
Mereka yang menunggu sampai memiliki kemampuan untuk melakukan semua kebaikan besar pada saat bersamaan akan berakhir dengan tidak pernah melakukan apa-apa. Karena kehidupan ini terbentuk dari hal-hal kecil. Karena kesuksesan sejati terbentuk dari kemampuan kita melakukan dengan baik hal-hal kecil tersebut.
~  S amuel Johnson  ~


Great lives are the culmination of great thoughts followed by great actions.
Hidup yang besar, kehidupan yang sempurna, adalah kulminasi atau puncak dari semua pikiran-pikiran besar, yang diikuti dengan tindakan-tindakan besar pula.
~  P eter Sinclair  ~


There are two ways to live your life. One is as though nothing is a miracle. The other is as though everything is a miracle.
Ada dua cara menjalani kehidupan ini. Satu, menjalani hidup serasa tidak ada keajaiban dalam hidup ini. Yang kedua, adalah menjalani hidup seolah-olah segala sesuatunya adalah keajaiban, mukjizat di mana-mana.
~  A lbert Einstein  ~



DISCLAIMER STATEMENT :
  • Isi, berita, dan materi lainnya diambil / disadur dari banyak sumber.
  • Hak cipta dari Isi, berita dan materi di web kami adalah milik dari sumber yang bersangkutan.
  • kami sama sekali tidak berniat untuk melakukan pembajakan dari sumber manapun, semua artikel atau materi yang ada di web ini merupakan artikel atau berita yang pernah kami baca, lalu kami dokumentasikan di web ini supaya bisa dilihat oleh rekan-rekan sekalian, kami lebih memilih web ini sebagai salah satu cara menyambung silaturahmi.
  • Jika ada yang berkeberatan dengan pemuatan isi, berita ataupun artikel yang ada di web kami, silahkan anda hubugi mail@zulafdal.com dan kami tidak akan keberatan untuk menurunkan isi materi tersebut .
  • Bagi anda yang ingin menyebarkan/menggunakan materi yang ada di web kami, silahkan saja dengan mencantumkan http://www.zulafdal.com  sebagai sumbernya.

Jasa Web Murah

Reseller hosting

Kabar UPI

Reseller hosting
Reseller hosting
Reseller hosting