Reseller hosting

28 Desember 2011

Pertanyaan-Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Seputar Sertifikasi Dosen


Apakah yang dimaksud dengan sertifikasi dosen?


Sertifikasi dosen adalah suatu prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah untuk mengevaluasi dan menilai profesionalisme dosen dalam menjalankan tugas pengajaran dan pembelajaran di Perguruan Tinggi. Pengakuan profesionalisme dosen dinyatakan dalam bentuk pemberian sertifikat dosen. Pada pelaksanaannya, sertifikasi dosen mengacu pada regulasi, prosedur dan format nasional sertifikasi dosen Departemen Pendidikan Nasional, baik dari segi instrument, mekanisme, pemetaan prioritas dosen yang disertifkasi, uji portofolio dan sebagainya.

Mengapa pemerintah menetapkan kebijakan sertifikasi dosen secara nasional?


Sertifikasi   dosen   merupakan    kebijakan    intervensi    langsung   pemerintah    menuju peningkatan mutu dan memberikan jaminan dan kesejahteraan hidup dosen yang mencukupi. Pertimbangannya, dosen adalah unsur terpenting perguruan tinggi yang merupakan bagian dari satu system pendidikan nasional. Sementara pemerintah sendiri menurut amanat UUD 1945 harus mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam hal ini sertifikasi dosen merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan cita-cita yang ideal tersebut karena dosen merupakan unsur terpenting pendidikan, khususnya di perguruan tinggi –termasuk di lingkungan perguruan tinggi agama Islam (PTAI).

Bagaimanakah alur pikir dari program sertifikasi dosen?


Penyelenggaraan sertifikasi dosen di Indonesia sangat terkait dengan pemikiran bahwa pendidikan yang bermutu memiliki kaitan ke depan (Forward linkage) dan kaitan ke belakang   (Backward   linkage).   Forward   linkage   yang   dimaksud   adalah   berupa pendidikan yang bermutu yang merupakan syarat utama untuk mewujudkan kehidupan bangsa  yang  maju,  modern  dan  sejahtera.  Sementara  backward  linkage-nya  adalah bahwa  pendidikan  yang  bermutu  sangat  tergantung  pada  keberadaan  dosen  yang bermutu pula, yakni dosen yang profesional, sejahtera dan bermartabat. Mengingat keberadaan dosen yang bermutu merupakan syarat mutlak hadirnya sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas, maka pemerintah Indonesia mengembangkan kebijakan intervensi yang mendorong keberadaan dosen yang berkualitas.


Mengapa dosen masih harus disertifikasi? Bukankan sejak pengangkatan sudah di- SK-an sebagai dosen?

Dosen masih harus disertifikasi supaya ada jaminan formal terhadap eksistensi pekerjaan dosen,  bahwa  dosen  merupakan  profesi  sebagaimana  halnya  dokter,  insinyur  atau lainnya. Bagaimanapun juga, dosen mempunyai fungsi, peran, dan tugas yang sangat strategis       dalam     pembangunan nasional    di bidang pendidikan, sehingga   perlu dikembangkan sebagai tenaga profesional yang bermartabat. Untuk mewujudkan fungsi, peran, dan tugas tersebut, dosen perlu berbekal dengan kualifikasi akademik dan kompetensi sesuai dengan standar yang telah ditentukan.


Apakah yang dimaksud dengan dosen profesional?


Dosen yang profesional adalah dosen yang memiliki karakter well educated atau maksimal        dalam  melakukan pengajaran dan pembelajaran sehingga    mampu meningkatkan mutu pendidikan di perguruan tinggi; higly performance atau memiliki tampilan yang meyakinkan sebagai dosen dengan dibuktikan kinerjanya yang bagus, dan; weel paid atau memiliki pendapatan yang bagus dan kesejahteraan yang baik untuk menunjang kinerja dosen sebagai tenaga profesional.


Apakah fungsi sertifikasi dosen di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam ?

Sertifikasi dosen merupakan program yang berfungsi untuk meningkatkan mutu dan menentukan kelayakan dosen dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Oleh karenanya, sertifikasi dosen diharapkan mampu menjadi mediasi dalam mewujudkan quality assurance (penjamin mutu) tenaga pendidikan tingkat tinggi, termasuk tenaga pendidik PTAI.

Apakah tujuan sertifikasi dosen di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam?


Program sertifikasi dosen bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas dan kualitas kinerja dosen agar para dosen mampu mengaktualisasikan potensi diri secara lebih optimal sebagaimana tercermin dalam misi Tri Dharma perguruan tinggi (pengajaran, penelitian dan  pengabdian  kepada  masyarakat)  dalam  rangka  meningkatkan  mutu  pendidikan tinggi  di  Indonesia.  Hal  ini  sebagaimana  diamanatkan  UU  RI  No.  14  Tahun  2005 tentang Guru dan Dosen, bahwa “Dosen dinyatakan sebagai pendidik profesional dan ilmuan dengan tugas utama mengajarkan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat”.

Apakah manfaat yang didapat oleh para dosen PTAI dari program sertifikasi dosen?


Program sertifikasi dosen diharapkan memberi manfaat bagi dosen PTAI, dalam bentuk; (1) Melindungi profesi dosen dari praktik-praktik yang  tidak kompeten,  yang  dapat merusak citra profesi dosen karena pemegang sertifikat pendidik terikat oleh kode etik; dan (2) Bagi dosen yang dinyatakan lulus sertifikasi akan diberikan tunjangan profesi oleh pemerintah.

Deskripsi Diri dalam Sertifikasi Dosen Jangan Sekadar Copy Paste


"Lembar deskripsi diri digunakan sebagai alat bagi dosen untuk menjelaskan keunggulan atau kebanggaan dosen atas prestasi dan kontribusinya dalam menjalankan sebagai dosen. Khususnya terkait dengan tridarma perguruan tinggi serta mengandung empat kompetensi, yakni kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian," jelas Sugiharto seperti yang dikutip laman Unnes.

Dia melanjutkan, berbagai aspek yang berkaitan dengan keempat kompetensi tersebut dinyatakan dalam bentuk kegiatan pengajaran/pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, manajemen pendidikan, dan manajemen kemahasiswaan.

"Sertifikasi dosen 2011 ini masih menggunakan portofolio sebagai ukuran budaya akademik dan profesionalisme dosen dengan tiga instrumen, yakni penilaian persepsional, diskripsi diri, dan angka kredit," katanya.

Sementara itu, Ketua Balai Pengembangan Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BPTIK) Sugiyanto mengatakan, sertifikasi ini dilakukan secara full online mulai dari pengusulan, proses pembuatan portofolio, penilaian, hingga penyelesaian akhir (mencetak sertifikat).

"Dari 20.000 peserta serdos 2011 gelombang I dari berbagai perguruan tinggi ternyata ada 4.000 lebih terdeteksi oleh sistem sebagai pelaku menyontek atau plagiasi (duplikasi diskripsi diri). Sebagai contoh Unnes ada 11 orang, UGM terdeteksi 62 0rang, Unair (15), Udayana (167), UI, ITB, UNY, USU, dan lain-lain. Ternyata yang terindikasi sebagai plagiasi itu malah dosen-dosen doktor yang senior, dosen yunior tidak ada," kata Sugiyanto.

Setelah diidentifikasi, lanjutnya, ada 4 langkah yang harus dikerjakan sebelum menentukan peserta mana yang melakukan plagiasi. Pertama, perguruan tinggi pengusul (PTU) mengklarifikasi pada peserta, diskripsi dirinya menyontek atau tidak.

"Kedua, perguruan tinggi penilai juga menyimpulkan data yang teridentifikasi mirip atau tidak, dan ditambah lagi verifikasi oleh ahli bahasa. Apabila ada dua pihak yang menyatakan plagiasi maka peserta tadi tidak lulus dan kena sanksi 2 tahun. Tetapi jika peserta tadi naik banding, malah kena sanksi 5 tahun," paparnya.

Dia menyarankan, yang penting dilakukan adalah isian data personal harus sahih dan riyat hidup hendaknya memadai, karena riwayat hidup akan ditampilkan ketika asesor menilai. Jadi kalau peserta menyusun diskripsi diri namun kegiatannya tidak ada di daftar riwayat hidup, pasti dinilai rendah.

"Diskripsi diri harus dibuat sendiri, tidak hasil orang lain baik sebagian maupun seluruhnya. Hindarilah membaca atau mengoleksi dokumen portofolio milik orang lain karena berpotensi untuk merusak deskripsi diri sendiri," katanya.

Di bawah ini saya lampirkan beberapa contoh isian dari instrumen diskripsi diri. Mudahan ke-2 contoh ini tidak dijadikan bahan copy/paste melainkan untuk pembelajaran cara dan strategi bagaimana agar pengisian deskripsi diri kita dapat berhasil lulus validasi. Selain itu juga ada beberapa file penting dalam usaha bisa lulus sertifikasi, yaitu buku-buku pedoman pengisian yang sudah ditetapkan oleh pihak yang berkepentingan seperti dikti atau universitas penyelenggara yang bersangkutan.

27 Desember 2011

Sehari Satu Dot Com Menawarkan Galaxy Fit Murah Tapi Tidak Murahan


Kini giliran situs sehari satu menawarkan Samsung Galaxy Fit dengan harga sangat murah di tangan anda. Menariknya, ponsel berbasis Android ini hanya di dibandrol Rp. 1.700.000,- yang memiliki segmentasi di tengah-tengah Samsung Galaxy Mini dan Samsung Galaxy Ace. Apakah tidak akan berebut pasar?

Samsung Galaxy Fit memiliki nama seri S5670. Dibandingkan Samsung Galaxy Mini (Rp 1,6 jutaan) harganya lebih mahal yakni Rp 2,3 juta. Namun, masih ada di bawah Samsung Galaxy Ace yang dibanderol resmi di kisaran Rp 3 jutaan. Bagaimana? Masih tertarik mengikuti review Samsung Galaxy Fit?

First Impression | Kesan Pertama
Samsung Galaxy Fit memiliki desain cukup elegan dan lebih bongsor dari Galaxy Mini. Tampilannya pun terlihat lebih ‘dewasa’ dari Galaxy Mini yang terkesan gaul dan ‘genjreng’. Lis warna krom membalut sekeliling bodi Galaxy Fit yang tampil dalam nuansa glossy. Di bagian belakang dihiasi tekstur garis-garis vertikal.
Jika melihat bentuknya, sekilas review1st teringat pada Google Nexus One. Bedanya seri ini terlihat lebih ramping dan mungil. Bicara soal material fisik, Galaxy Fit memiliki tekstur yang tak mudah licin dan termasuk ergonomis saat dipegang ataupun masuk saku.

First Thing | Fitur Utama
Layar: Termasuk lapang untuk resolusi QVGA
Layar sentuh capacitive Galaxy Fit memiliki diagonal 3,31 inci dengan resolusi 240×320 piksel. Menarik, lantaran beberapa ponsel sekelasnya masih mengusung diagonal layar di bawah 3 inci. Suntikan 16 juta warna memperkuat sektor ini. Dilihat-lihat, tampilan layarnya cukup terang dan jernih. Gambar yang tertampil pun cukup fokus, tajam dan kaya warna.
Kamera: Standar
Samsung Galaxy Fit menyuguhkan kamera dengan resolusi 5 megapiksel (2592×1944 piksel). Sayang, tak didukung LED flash meski sudah menyiapkan fitur autofokus. Meu kameranya pun masih standar Android.
Soal foto yang dihasilkan, kami mendapatkan hasil yang cukup baik di luar ruangan. Tapi di dalam ruangan dalam keadaan low light gambar terlihat sedikit gelap meski fokusnya bagus. Oh ya, kamera ini bisa merekam video QVGA pada 15 fps.
OS & Prosesor: Akselerasi lancar tapi masih ada jeda
Sistem operasi Android v2.2 (Froyo) dan prosesor 600 MHz memberikan ‘nyawa’ pada ponsel ini. Jelajah menu dan transisi antar halaman termasuk baik. Tapi sepertinya masih kurang handal saat dipakai multitasking. Lag mulai terjadi saat beberapa aplikasi dibuka bersamaan.
Interface: Standar Android Samsung
Anda akan menemukan tiga buah homescreen dalam kondisi aktif pertama kali. Namun, bisa dikurangi atau ditambahkan sampai tujuh homescreen. Nah, di homescreen ini, Anda bisa memasangi widget, shortcut atau folder. Pada latar belakang, Anda bisa memasang wallpaper biasa atau Live Wallpaper.
Di menu utama, tersedia halaman yang dijejali ikon dalam format grid empat kolom. Jika muatan dalam satu halaman penuh, maka akan muncul halaman baru yang nantinya bisa diakses dengan menyapukan layar menu ke kiri atau kanan sesuai posisi halaman berada. Ini adalah ciri khas TouchWiz.
Internet: Memuaskan
Samsung Galaxy Fit mendukung jelajah internet lewat jalur data HSDPA (7.2 Mbps). Alternatif akses internet bisa melalui Wi-Fi yang kemampuan menangkap sinyalnya cukup baik. Oh ya, ponsel ini sudah dibenami Mobile AP, yakni fasilitas hotspot Wifi untuk menyebarkan layanan data ke perangkat lain via Wi-Fi.
First Touch | Sentuhan Pertama
Saat menjelajahi bodi ponsel, kami menemukan slot micro SD berkarakter hotswap. Lumayan untuk menambah kapasitas memori internalnya yang sekitar 160 MB. Ponsel ini juga didukung beberapa tombol di bawah layar. Tombol fisik untuk mengakses home terletak di bagian tengah serta dua tombol sentuh untuk fungsi akses menu dan back ada di sisi kiri dan kanannya.
Galaxy Fit menawarkan sensor capacitive di layar sentuhnya. Feedback-nya terhadap sentuhan jari termasuk baik di kelasnya. Anda juga bisa menikmati fitur multi-touch (teknik zooming halaman dengan menggunakan dua jari) di beberapa aplikasi seperti browser atau galeri foto. Akselerometer sudah tertanam untuk fitur tertentu (saat Anda mengubah posisi ponsel layar akan berputar secara otomatis).
Soal audio, Anda akan menemukan standar pemutar musik Android. Menunya biasa saja dan tak memberikan opsi yang lebih leluasa dalam memainkan lagu semisal equalizer. Loudspeakernya pun hanya memancarkan suara dengan kualitas biasa. Untung saja tersedia port audio 3,5 mm untuk menancapkan headset. Transfer data bisa dilakukan lewat Bluetooth dan kabel data micro USB.
Terakhir, dalam hal aplikasi, Galaxy Fit menyediakan fasilitas standar seperti Quick Office, Google Maps (didukung GPS), email, Google Talk, YouTube sampai Android Market. Jika masih kurang, Anda bisa menambahkan sendiri aplikasi lewat Android Market, selain mudah juga banyak aplikasi gratisan tersedia.
Samsung Galaxy Fit termasuk ponsel Android yang lengkap dan kaya fitur. Namun, kami melihat seri ini sebagai produk irisan antara Galaxy Mini dan Galaxy Ace. Posisinya yang tanggung bisa saja mengancam dua saudaranya tersebut di pasar. Namun tentu saja ponsel ini bisa mengambil pangsa pasar yang belum dilahap Galaxy Mini dan Ace. Sebuah strategi jitu tapi juga riskan dari Samsung.
Kelebihan: Android Froyo, layar sentuh lapang, fitur lengkap
Kekurangan: kamera tanpa LED flash, fitur musik standar, masih dihiasi lag
Spesifikasi Samsung Galaxy Fit:
Jaringan: GSM 900/1800/1900, HSDPA 900/2100; Dimensi: 110.2 x 61.2 x 12.6 mm; Layar: TFT capacitive touchscreen, 16M colors, 240 x 320 pixels, 3.31 inches, Accelerometer sensor for UI auto rotate, TouchWiz v3.0 UI, Swype text input method, Proximity sensor for auto turn-off; Kamera: 5 MP, 2592 ? 1944 pixels, autofocus, Geo-tagging, Video QVGA@15fps; Memori: 160 MB internal, Up-to 32 GB external (microSD) ; Konektivitas: WiFi 801.11 b/g/n, Bluetooth 2.1 A2DP; 3G: HSDPA 7.2 Mbps; CPU: prosesor 600 MHz; Sistem Operasi: Android OS, v2.2 (Froyo); Fitur lain; Digital compass, SNS integration, MP4/H.264/H.263 player, MP3/WAV/eAAC+ player, Organizer, Document viewer/editor, Image/video editor, Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa integration, Voice memo/dial, Predictive text input; Baterai: Li-Ion 1350 mAh

Bila Suami Istri Tidak Mau Ibadah


Tidak perlu berkecil hati bila suami/istri anda tidak atau belum mau ibadah. Apalagi kalau anda mempunya keluarga yang suami dan istrinya tidak mau ibadah. Memang perasaan malu, sedih, kecewa, marah bisa saja dirasakan ketika menyadari orang terdekat yang dicintai enggan ibadah. Berhubung saya Islam, jadi ibadah yang saya maksud adalah sholat lima waktu. 
Bila menghadapi situasi yang demikian, berbesar hati merupakan sikap yang menenangkan. Mengingat kembali bahwa keimanan seseorang terjadi atas izin Tuhan.
Karena menyadari bahwa keimanan itu terjadi atas izin Tuhan, maka seseorang yang menghadapi situasi di atas, tidak akan marah atau membenci pasangannya. Ia juga tidak akan menggunakan sikap pasangannya tersebut untuk melakukan hal serupa.
Pasangan hidup adalah orang terdekat. Cara berpikir seseorang, sedikit banyak dipengaruhi oleh cara berpikir pasangannya.
Dua orang yang mengikatkan diri sehingga disebut pasangan hidup itu saling mempengaruhi dan saling dipengaruhi. Dalam beberapa hal, suami mempengaruhi istrinya. Dalam beberapa hal, suami dipengaruhi istrinya. Demikian pula sebaliknya.
Dalam konteks pasangan yang tidak menjadikan sholat sebagai kebutuhan hidupnya, katakanlah suami yang demikian, istri bisa terpengaruh untuk tidak sholat, bisa juga mempengaruhi suaminya untuk sholat. Posisi sebaliknya bisa saja terjadi.
Beberapa hal bisa dilakukan bila menghadapi situasi demikian :
1. Mengajaknya
Mengajak pasangan untuk sholat, dengan cara dan bahasa yang simpatik. Bila ajakan ditolak, tidak perlu marah atau sedih berlebihan, ingat hanya Tuhan yang bisa membolak-balik hati manusia. Manusia hanya bisa mengubah dirinya, tak bisa mengubah orang lain. Dengan mengubah dirinya, manusia sudah mengubah dunia.
2. Mengingatkannya
Di tengah suasana yang rileks, dengan sedikit humor, mengingatkan pasangan untuk sholat, betapa indahnya sholat itu. Mengatakan juga, betapa akan lebih mudah mendidik dan membiasakan anak-anak untuk sholat sejak dini bila ayah-ibunya juga sholat.
Bila pasangan tidak memberikan respon positif, datar-datar saja, cuek, atau mengatakan itu urusan pribadi masing-masing dengan Tuhan, tidak usah tersinggung. Memang benar hubungan manusia dengan Tuhan adalah sesuatu yang bersifat sangat pribadi.
Seseorang tidak bisa memaksakan “caranya ber-Tuhan” kepada orang lain, bahkan kepada orang terdekatnya sekalipun. Kalau memaksakan, dan paksaannya tidak berhasil, biasanya ujungnya adalah sakit hati.
3. Mendoakannya
Bila ajakan dan upaya mengingatkan belum mendapat sambutan baik, atau bertepuk sebelah tangan, kembalikan semuanya kepada Tuhan. Seseorang beriman atau tidak beriman adalah wewenang Tuhan untuk menjadikan manusia demikian.
Bisa jadi (misalnya) suami yang tidak beriman diadakan untuk menguji istrinya yang beriman. Kita tidak pernah tahu. Kalau beriman, tentunya orang tidak akan marah-marah ketika ajakan baiknya ditanggapi dingin-dingin saja.
Tak ada orang yang menyatakan dirinya beriman yang tak diuji. Mengingat ini kembali, membuat seseorang akan ringan hati selalu dalam menghadapi masalah apapun dalam hidup ini.

[Source http://kompasiana.com]

8 Tips Yang Akan Membuat Anda Menyambut Pagi Dengan Lebih Bersemangat


Ini dia 8 tips yang akan membuat Anda menyambut pagi dengan lebih bersemangat.
1. Lihatlah Sesuatu Yang Berwarna
“Ketika mata Anda terbuka dan melihat sesuatu yang berwarna, adrenalin akan terpicu dan seketika itu pula energi Anda akan terdorong,” ujar Leatrice Eiseman, direktur eksekutif dari Pantone Color Institute.
Gunakan warna-warna cerah seperti merah, orange atau kuning pada bantal, selimut atau apapun yang berada dekat area kasur ketika Anda membuka mata untuk pertama kalinya.
2. Bangun dan Lihatlah Bunga Mawar
“Melihat sekuntum bunga mawar ketika terbangun, terutama bagi wanita akan meningkatkan mood dan semangatnya yang akan bertahan sepanjang hari,” ujar Nancy Etcoff, PhD, anggota Harvard Medical School and the Harvard University Mind/Brain/Behavior Initiative.
3. Berhenti Memencet Tombol ‘Snooze’ di Alarm Anda
“Ketika Anda menekan tombol snooze, otak Anda tahu dan akan berkata bahwa bunyi itu akan mati beberapa menit lagi, sehingga Anda akan tertidur lebih pulas. Tapi itu juga artinya Anda akan lebih capek mendengar bunyi itu daripada ketika mendengar bunyi itu pertama kalinya.
“Strategi yang paling tepat adalah menyetel alarm pada jam dimana Anda benar-benar akan bangun, tidak usah menyetelnya lebih awal karena Anda tahu hal itu hanya akan membuat Anda lebih sering menekan tombol snooze,” ujar Jodi Mindell, PhD dari The Sleep Disorders Center at the Children’s Hospital of Philadelphia.
4. Gambarkan Harimu Sejenak
Ketika Anda benar-benar terbangun, tutup mata sejenak dan gambarkan apa yang akan Anda kerjakan pada hari itu dengan penuh semangat dan positif. “Berimajinasi tentang aktivitas selanjutnya akan merangsang otak untuk berpikir dan Anda akan berusaha mewujudkannya ketika benar-benar beraktivitas,” ujar Dana Lightman, PhD, psikolog dai Abington, PA.
5. Minumlah Air Segera Setelah Bangun
Meminum segelas air segera setelah terbangun adalah cara yang baik untuk mengganti cairan tubuh yang berkurang semalamnya. “Segala sesuatu yang terjadi di dalam tubuh memerlukan air. Tanpa air yang cukup, sistem metabolisme dalam tubuh akan bekerja lebih keras yang dapat menyebabkan melemahnya fungsi organ,” ujar Holly Andersen, MD, seorang asisten profesor di Weill Cornell Medical Center.
6. Biarkan Sinar Matahari Masuk
Sinar matahari yang menyentuh kulit akan membuat Anda lebih terbangun. Bacalah koran di dekat jendela atau keluarlah untuk sekedar minum kopi beberapa menit.
“Cahaya pagi yang masuk ke dalam tubuh bagaikan jam biologis yang akan menghentikan sekresi melatonin, hormon yang membuat seseorang mengantuk dan meningkatkan hormon serotonin yang memicu mood seseorang” ujar James B. Maas, PhD, seorang profesor psikologi di Cornell University.
7. Beri Sedikit Pijatan Di Wajah
Memijat area di sekitar wajah akan meningkatkan sirkulasi darah dan mempercepat bangun tidur. Mulailah memijat dari daerah kening, pipi, pukul-pukul dengan telapak tangan, kemudian daerah dagu dan akhirnya seluruh bagian wajah. Selain meningkatkan sirkulasi darah, gerakan memijat bisa membuat Anda berpijar dengan cepat.
8. Bermainlah Sedikit
Aktivitas fisik adalah satu cara ampuh untuk mengusir malas. “Melakukan seks di pagi hari contohnya bisa meningkatkan mood Anda karena beberapa hormon akan keluar, seperti hormon peningkat stamina (testosteron), energi (dopamin) dan ketenangan (oxytocin),” ujar Helen E. Fisher, PhD, seorang anthropolog dari Rutgers University.

[Source http://detik.com]

Sadar Kalau Saya Bukanlah Siapa-Siapa Dalam Menulis


Menulis itu semestinya dalam keadaan sadar. Hal ini akan mempengaruhi permaknaan yang seyogyanya akan disampaikan oleh penulis. Dengan kata lain, kita harus sadar atas apa yang kita tulis, sehingga tidak asal tulis. Udah hampir 2 tahun saya mencoba melakoni dunia tulas tulis, sudah hampir beberapa buku dan artikel akan saya terbitkan, akan tetapi masih saja menunggu sesuatu yang akan terjadi untuk sebenarnya. Apakah itu sesuatu yang sebenarnya ???
Dalam prakteknya justru seringkali saya tidak sadar dengan apa yang saya tulis, apakah hal semacam itu yang dikatakan sesuatu yang sebenarnya ??? Pada awalnya memang saya berusaha menulis secara sadar dan nyata segala sesuatu yang pernah menimpa dir dalam kehidupan sehari-hari.. Tetapi selanjutnya, tidak sadar lagi. Setiap kalimat mengalir begitu saja. Adakah hal-hal yang mungkin membuat sebahagian kalangan terlukan denga tulisan saya itu. Tunggu saatnya akan tiba untuk hal yang mungkin terjadi.
Setiap selesai menulis sesuatu hal yang menurut saya perlua adanya pengrevisia terhadap kalimat-kaliamat yang mungkit dapat menusuk jantuk beberapa kalangan, tidak bosannya saya baca kembali tulisan yang susah saya tuliskan di dalam blog saya, akhirnya saya urungkan untuk mempublisnya karena sesuatu hal, sesutu pertimbangan yang saya putuskan karena sekarang saya tisak bisa idealis denga pemikiran saya sendiri. Terkadang saya baru sadar dan bertanya-tanya kepada diri saya sendiri,”Kok bisa ya saya menulis seperti hal-hal semacam ini? Sepertinya bukan saya yang menulis!” Sebenarnya apa sich maunya saya, akan dibawa kemana tulisan ini, atau akan dibawa kemana kebungkaman dan kebohongan ini.
Ada tulisan yang saya kutip full dari perbincangan saya dengan beberapa Pembantu Rektor sebuah Universitas swasta terkemuka di daerah saya. Sehabis bertanya jawab dengan mereka, begitu banyak pertanyaan yang harus saya jawab dengan keterbatasan keilmuan yang saya miliki, dan keterbatasan pengalaman yang pernah saya jalani. Terkadang juga saya menghadiri beberapa seminar, baik itu cakupan Nasional maupun Internasional sekadar hanya untik membatu dan menambah pembendaharaan kata yang mungkin bisa menjawab berbagai pertanyaan yang selalu ada didalam pemikiran saya. Seseorang yang mengaku berpendidikan tidak berperilaku berpendidikan meminta saya evaluasi diri. Evaluasi diri dengan segala sesuatu yang sama sekali saya tidak mengerti.  Bukannya saya berpikir picik, tapi saya tidak mau kalau kemudian saya jadi sasaran “politik pendidikan” bukan pendidikan politik. Semacamnya, saya bukan diperlakukan sebagai seorang pendidik yang seharusnya melahirkan calon-calon pendidik. Maka saya tanyakan permasalahan intelektual pendidikan ini kepada beberapa pakar pendidikan, baik itu pendidikan politik maupun politik pendidika itu sendiri, tapi apa yang saya dapatkan tidak sesuai dengan kenyartaan yang terjadi pada diri saya. Saya tahu, saya ini tidak ada apa-apanya di Mata Allah, tapi tidak di mata mereka, Di mata mereka yang berpendidikan tapi picik terhadap karakter dan perilaku pendidik itu sendiri. Kebersangkutan permasalahan ini tak mampu menunjukkan keberadaan sebenarnya dari sebuah tujuan pendidiakn yang sebenarnya. Akhirnya saya menolak memberikan alasan-alasan kongkritkepada mereka, saya harap mereka bisa berpikir selayaknya seorang  yang berpendidikan. 
 
[Source Penggalan Paragraf Buku Yang Belum Publish]

Kisah Seorang Ibu Malas Menunaikan Sholat


Ini Pertanyaan Dari Ibu Tersebut :

Assalamu'alaikum ustadz.

Saya seorang ibu dari 3 orang anak, akhir-akhir ini saya malas sholat ustazd, kadang saya sholat, kadang tidak.Saya ingin menjadi contoh yang baik buat anak-anak saya.

Perlu ustadz ketahui, suami saya rajin sholat, tapi kalau saya tidak sholat dia tidak pernah marah dan tidak berusaha mengingatkan saya.Kesannya cuek,  dia cuma beramal untuk dirinya sendiri. Seakan-akan dia menganut paham, amal masing-masing. Tapi kalau anak-anak tidak sholat dia marah.

Gimana caranya agar saya tidak meninggalkan sholat lagi, kadang saya sadar itu dosa dan malu pada diri sendiri, tapi kadang dengan adanya masalah hidup, rumah tangga, dengan seenaknya saya tidak sholat.

Bantu saya ustazd, makasih sebelumya
Jawaban Ustadz Muchsinin Fauzi, LC
Wa'alaikumsalam warrahmatullahi wabarakatuh
Semoga Allah SWT merahmati kita semua

1.Sdr  harus bersyukur punya suami yang rajin shalat, adapun dia tidak mengingatkan sdr lagi bisa jadi takut akan ada pertengkaran atau bosan mengingatkan sdr. Maka di sinilah sdr sendiri yang harus dapat menolong diri sendiri, bukan membebankan pada orang lain

2.Sdr bisa menggunakan langkah-langkah sebagai berikut :
  -Telusuri sebab kenapa sdr tidak shalat?, apa karena pemahaman yang dangkal, atau malas, kerepotan urusan rumah, urusan ekonomi atau apa ?

  -Setiap sebab diberikan obatnya berupa antitesanya, kalau kurang ilmu, mengajilah perkara shalat. Kalau kerepotan maka manajemen pekerjaan diperbaiki dan seterusnya
 
  -Biasakan dari sekarang begitu mendengar adzan , langsung shalat. Hal ini mengurangi rasa malas

  -Minta tolong ke suami untuk sementara shalatnya di rumah dan sdr berjamaah dengan suami. Hal ini cukup menolong anda dari tidak shalat

  -Berdoalah kepada Allah dengan doa Nabi Ibrahim, Ya Allah jadikan kami dan anak turun kami menjadi orang yang dapat menegakkan shalat.

[Source http://www.republika.co.id]

Jasa Web Murah

Reseller hosting

Kabar UPI

Reseller hosting
Reseller hosting
Reseller hosting